#2 Silhouette

Inspired by Daily Post

Luna menghentikan sepedanya di kaki bukit. Matanya mengernyit melihat beberapa truk besar – sepertinya dari perusahaan jasa pindahan – berjalan naik ke bukit. Beberapa saat Luna termangu di atas sepedanya, menatap kepergian truk-truk itu hingga menghilang di belokan. Luna sedang memikirkan kemungkinan akan ada orang baru yang menempati rumah besar di atas bukit hingga seseorang menepuknya.

Luna memekik kaget. Gadis itu nyaris terjungkal dari sepedanya. Matanya melotot pada lelaki yang kini malah tertawa terbahak melihatnya.

“Tidak lucu, Lucas !” bentak Luna seraya merapikan dirinya. Jantungnya masih berdetak cepat akibat Lucas dan kemunculannya yang mengejutkan.

“Kau lucu, Luna !” ujar Lucas di sela tawanya. “Kau harus lihat wajahmu tadi. Oh, harusnya aku merekamnya,” tambahnya sambil menunjuk wajah Luna. Luna hanya mendengus sebelum menepis tangan Lucas. “Diam kau !”

“Lagipula, sedang apa kau berhenti disini ?” tanya Lucas setelah tawanya reda. “Kau tahu kan ? Ini jalan utama ke rumah menyeramkan itu ? Sedang apa kau disini ?”

“Sepertinya akan ada yang menempati rumah tersebut,” gumam Luna.

“Dari mana kau tahu ?” Tepat ketika Lucas menanyakan hal tersebut, sebuah mobil sedan berwarna hitam melewati mereka dan memasuki jalan yang menanjak dan berliku ke atas bukit. Mereka berdua menatap mobil tersebut. Luna mengernyitkan keningnya ketika matanya menangkap sosok seorang lelaki – seumur Lucas mungkin – duduk di kursi belakang mobil tersebut.

Tampaknya tak hanya Luna yang melihat karena Lucas langsung menepuk pundak gadis itu. “Yeah, sepertinya kau akan punya tetangga baru yang tampan – meski lebih tampan aku tentunya” ucap Lucas.

Luna hanya memutar bola matanya sebelum memukul belakang kepala Lucas. “Kau terlalu lama sendiri hingga kenarsisanmu itu membuatku muak. Cepatlah cari pacar agar kau tak terlalu kesepian,” balas Luna.

Gadis itu mengayuh sepedanya, mengabaikan umpatan Lucas yang mengarah padanya. Sementara pikirannya melanglang buana, tenggelam dalam pemikiran yang tak ada satu orang pun yang kelak mengerti.

Lucas NCT as Lucas

Niatnya mau bikin Mark, ngapa jadi Lucas dah ini ! *Jedotin kepala*

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s